Thursday, 5 February 2009

Kisah kehidupan...

Pekan lalu saya sempat menghadiri kajian tafsir di mesjid deket rumah...hari agak mendung sejak pagi...tapi yang datang lumayan...kajian tafsir hari itu akan bahas tafsir QS Ali Imran: 102-105 tentang ciri orang beriman...tapi bukan tafsir ayatnya yang saya mau share di sini (mungkin di tulisan berikutnya)...justru pagi itu uraian ustadzah erna yang lembut itu sangat membekas pada saat awal dan akhir...di awal mulainya kajian beliau mengingatkan hadirin tentang mengapa rahmat Allah tidak sampai kepada kita...diantaranya adalah karena kita tidak menyimak dengan serius ketika ada orang yang sedang membaca alqur'an...kadang kita malah sibuk ber-sms ria or bisik sana sini, meski yang dibisiki mungkin urusan penting tapi apakah lebih penting daripada ayat-ayat Allah?? maka jangan heran kalo rahmat Allah tidak sampai kepada kita...belom lagi kebiasaan menyetel kaset murottal (bacaan quran) tapi kita mendengarkan sambil nyapu, masak, kerja, chatting(??)...mungkin maksudnya baik agar semua panca indera kita selalu tak pernah lepas dari ayat-ayat Allah...tapi rasanya kurang ahsan...kurang mulia...mengingat ketinggian kalimat-kalimat Allah dalam Alquran...seandainya bos kita di tempat kita bicara pada kita...lalu kita yang diajak bicara sibuk ber sms ria...kira-kira apa jadinya??? Subhanallah...nasihat pagi yang simple itu kembali mengingatkan kita yang hadir untuk lebih memuliakan kalimat-kalimat Allah...

Di jelang akhir kajian..ustadzah membagi sebuah kisah...kisah yang sangat mengharu biru sebagian besar yang hadir...(saya yang waktu itu kebetulan bantu jadi mc sempat tercekat dan ga sadar terisak...) cerita itu bukan cerita di zaman nabi dan para sahabat yang mungkin kadang begitu jauh jarak dan waktu...cerita itu bukan dongeng dari negeri antah berantah...cerita itu nyata dituturkan oleh siempunya kisah kepada ustazah dalam sebuah ta'lim dan kemudian ustazah membaginya kepada kami semua yang hadir pagi itu...

Kisah ini tentang cinta, buah kesabaran dan ketinggian iman...sebuah keluarga sederhana...walau lebih mudah untuk dikatakan miskin...ibunya seorang ibu rumah tangga yang kadang menerima jahitan dari tetangga, sang ayah seorang montir di sebuah bengkel...mereka orang tua yang berbahagia...mereka dikaruniai 11 orang anak...mereka tinggal di sebuah rumah kontrakan secara nomaden...(pindah dari satu rumah kontrakan ke rumah kontrakan yang lain...)lebih sering karena mereka ga bisa melunasi uang sewa rumah...atau karena yang punya rumah seringkali protes karena keluarga itu dianggap menggunakan fasilitas seperti air, listrik secara besar2an...(mengingat 11 orang anak plus 2 orang tua...mereka tentu mandi, cuci dll...air atau listrik ga pernah henti digunakan...) tak jarang mereka memperoleh cacian dan istilah yang sangat menghina....tapi keluarga itu tidak pernah merasa sakit hati...soal makan? si ibu pandai mengatur dengan penghasilan suami yang tidak pasti...jika tidak ada rizki maka hari itu seluruh anggota keluarga berpuasa...jika beroleh rizki..yang hanya cukup untuk beli bayam dan tempe...maka si ibu akan membuat sayur bening dengan kuah yang banyak dan membagi dengan adil kepada seluruh anggota keluarga dengan rasa syukur yang tak henti...kebiasaan si ibu kepada setiap anaknya...ketika mereka masih kecil ibu menimang mereka sambil membaca alquran dan mengelus kepala anaknya supaya mereka menjadi anak-anak yang sholeh dan sabar...menghadapi beratnya ujian hidup...

Suatu ketika bos tempat sang ayah bekerja berkunjung ke rumah kontrakan mereka...dan sangat terkejut melihat betapa karyawannya hidup di rumah petakan bersama 12 orang penghuni lainnya...rizki Allah melimpah atas keluarga itu karena bos tempat sang ayah bekerja memutuskan untuk membelikan sebuah rumah...akhirnya keluarga itu pindah ke rumah mereka yang baru...kehidupan berjalan...semua kekurangan dan kesusahan tak pernah melunturkan rasa syukur mereka atas semua karunia Allah...tak pernah melunturkan cinta istri kepada suaminya, cinta ibu kepada anak-anaknya...sampai suatu ketika si anak sulung di terima di fakultas kedokteran sebuah universitas...keterbatasan
menyebabkan mereka semua harus membuat keputusan yang berat...menjual rumah yang mereka tempati...untuk biaya kuliah...mereka kembali mengontrak...masa berganti...si sulung lulus kuliah dan mulai bekerja...si sulung kemudian membantu membiayai biaya hidup adik-adiknya...hingga kemudian satu per satu mereka mampu berdiri sendiri...

Sekarang...ibu yang penuh cinta, kesabaran dan keimanan itu memetik hasilnya...ia dicintai oleh anak-anaknya...si ibu tak pernah kekurangan soal uang, soal pakaian...setiap anak nya pasti membelikan nya pakaian baru tidak hanya itu bahkan seluruh perlengkapannya...dan kemudian ia dan sang suami berhaji...

Pagi menjelang siang di kajian tafsir itu menjadi hening...rasanya semua yang hadir dihadapkan pada sebuah cermin...kehidupan yang dijalani saat ini tentulah tak sesulit apa yang dihadapi keluarga tadi...tapi betapa seringnya keluh kesah itu...betapa mudah nya merasa kesal pada anak, pada suami...pada diri sendiri...pada nasib...kisah itu begitu menyentuh kalbu yang paling dalam...hingga saya kuatir saya ga bisa menutup acara karena hati dan mata saya berkabut haru...subhanallah hingga hari ini setiap kali saya mengingat kisah itu rasanya saya malu...saya masih perlu banyak belajar untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat Allah yang saya terima...banyak belajar untuk senantiasa menumbuh suburkan rasa cinta pada suami...orang terdekat..terkasih...yang mampu membuat saya menghuni surga...bersamanya...

Tuesday, 20 January 2009

Thursday, 8 January 2009

Penasehat Akademik Semester/ Genap 2008/2009

Mahasiswa dapat menemui Dosen Penasehat Akademik untuk konsultasi pengambilan mata kuliah semester Genap 2008/2009 mulai hari Kamis, 8 Januari 2009 sampai tanggal 31 Januari. Untuk Jurusan Akuntansi ruang konsultasi D 105 pada jam 08.00 - 19.30 hari Senin - Jumat

Monday, 22 December 2008

Baca, baca, baca...

Bunda baca buku yang ini dooong....terus yang itu juga... itulah celoteh yasmine kalo saya lagi ada dirumah.... minta dibacakan buku-buku miliknya... lalu kita asyik deh berdua baca cerita-cerita yang ada di buku itu... satu buku bisa di ulang2 beberapa kali... sampe yasmine nya inget banget jalan cerita di buku itu... memang sejak kecil (malah waktu yasmine masih dalam kandungan) saya dan ayahnya selalu menyempatkan membacakan buku untuknya.... saya ingat waktu yasmine baru dua bulan...waktu dia belum bisa membolak balikan badannya...sambil tiduran disampingnya saya buka buku cerita di hadapannya dan bercerita... mata dan tangannya bergerak2 dengan lincah menggapai-gapai... ya pastinya dia belum ngerti... tapi ya memang untuk membiasakannya... sampai sekarang kami selalu berusaha untuk memberikannya buku-buku bacaan (ga mesti yang mahal lohh...) menurut saya semua buku itu bagus kecuali buku yang jelek...

Saya ingat waktu kecil (sd kelas 1) ayah saya selalu bawa in buku-buku cerita terbitan balai pustaka (zaman itu buku2 terbitan balai pustaka rasanya udah baguuuuus banget), kebetulan ayah saya pns di depdikbud (sekarang depdiknas yaaa)... hampir 200 judul buku...kebanyakan buku cerita, ada ensiklopedi sederhana, dan macam-macam lagi...semua buku saya baca habis...tapi ya udah lupa buku apa aja...kebanyakan isi cerita nya tentang pelajaran moral...ada buku judulnya uluran tangan bersarung emas tentang persahabatan, terus ada cerita tentang perjuangan keluarga transmigran, cerita tentang petualangan... saya masih ingat di rak buku yang sederhana di rumah....berderet deret buku buku itu...

Sampai sekarang membaca masih mengasyikan bagi saya... tapi memang ga selamanya membaca itu mengasyikan... menurut saya ada beberapa kategori membaca:
1. Reading for knowledge
Membaca dalam kategori ini biasanya kita lakukan untuk menambah pengetahuan akademik... dan buat kebanyakan orang ini ga ada asyik-asyik nya malah mungkin sedikit terpaksa... bayangkan misalnya dalam kuliah master.. untuk satu tatap muka kita dibebankan untuk membaca, meringkas, memahami paling sedikit tiga jurnal penelitian, satu bab dan satu artikel bebas... semuanya harus siap begitu akan masuk kelas... nah kalo kayak gitu ada asyiknya ga? Menurut saya sih ada.... adalah suatu tantangan untuk bisa membaca dan tidak sekedar membaca tapi sampai tahap memahami... wah kalo itu bisa kan rasanya nyaman sekali waktu di kelas karena kita sudah ada bekal... idealnya dalam mengikuti perkuliahan apa pun itulah yang seharusnya kita lakukan... (Wah tapi saya jarang sekali mendapatinya di mahasiswa-mahasiswa saya...)
Membaca jenis ini banyak sumber...bisa buku-buku text book, buku-buku tentang teknologi, ensiklopedi...dll

2.Reading for your soul
Bahan bacaan nya biasanya buku-buku ruhiyah...buku-buku motivasi...yang selalu menyentuh hati... buku-buku jenis ini ada yang easy reading tapi banyak juga yang satu paragrafnya harus dibaca berulang-ulang kali baru kita pahami maksudnya... membaca buku ini kadang saya ga konsisten baca per bab tapi lihat daftar isi nya terus baca bab yang mau dibaca... buku-buku ini menjadi oase di tengah hingar bingar dunia... menjadi penjernih pikiran di kala mumet mikirin mahasiswa ga mau belajar, misalnya :)... yang terpenting membaca buku ini ya follow up nya...

3. Reading for fun
BACA NOVEL = fun... yups... jalan cerita, tokoh-tokoh dalam novel, imajinasi... totally fun!! Kalo udah baca novel rasanya sayang untuk meninggalkan lembar demi lembar halaman.... penasaran mau tahu akhir cerita... novel terakhir yang baru selesai saya baca Eclipse - Stephanie Meyer... novel ini buku ketiga dari tetralogi (Twilight - udah dibikin film, New Moon, Breaking Dawn) ceritanya sih "aneh" kalo menurut saya...kisah seorang gadis yang jatuh cinta ma vampire ganteng.... aduh biar ganteng tapi kan udah mati yaaaaa... ya tapi apa pun anehnya... namanya juga just for fun yang dicari pasti sisi menyenangkannya...misalnya waaaah klo punya suami ganteng, kaya, protektif kayak si vampire itu..asyik kali yaaa..he..he..

Nah..silakan dipilih aja kategori yang ada...or mau nambah kategori juga boleh... saya ga bikin prioritas dari kategori tadi... mungkin apa yang kita baca bisa masuk dalam tiga kategori sekaligus... misalnya novel ayat-ayat cinta.... membacanya kita jadi tahu budaya mesir (for knowledge), dari sana kita merasakan keagungan cinta yang didasarkan pada kecintaan pada illahi (beda lho sama filmnya), that's for our soul, kita bisa pilih mau mengandaikan sebagai Fahri, istri pertama or istri kedua??? That's fun..

Ada satu kategori yang tidak masuk kategori, yaitu reading for nothing...kategori yang ini kasian yang baca...karena dia ga dapat apa-apa dari bacaannya... kegiatan membaca harusnya "meninggalkan bekas yang baik"... kalo ternyata ga ada "bekas" nya wah...cuma dapet cape doang...kasiaaaaaaan.... apa pun bacaannya apa pun tujuannya...dari bacaan pasti akan menambah sesuatu dalam pikiran kita... jadi kalo udah baca tapi ternyata ga dapet apa-apa... kan kasian...

..........

Akhirnya semester ini berakhir juga...fiuhhh...nyaris membosankan...tapi ya itulah pekerjaan kadang kita terjebak dalam rutinitas yang tiada berakhir... akhir semester juga hampir bersamaan dengan akhir tahun...nothing special sih... paling-paling nanti kita sibuk lagi dengan rutinitas yang nyaris sama dengan tahun-tahun sebelumnya... untuk tahun ini hampir ga ada catatan khusus dalam agenda kehidupan saya... semuanya alhamdulillah berjalan baik-baik saja... itulah makanya saya rasa tahun ini berjalan cepat...tahu-tahu udah di ujung tahun... aduh mendingan tulisan ini jangan diterusin deh..ketauan banget kalo lagi bosennn...

Tuesday, 2 December 2008

Download Materi Kuliah

Buat Mahasiswa...
Jika berminat mendownload materi kuliah yang ada di blog...silakan langsung di klik pada materi yang diinginkan.

Notes:
Dokumen yang saya upload via docstoc (inventory, cash, receivable) bisa didownload...semua dokumen bisa langsung anda down load...If you find any difficulties to download those documents...please let me know...